Universal Testing Machine

Universal Testing Machine

Universal Testing Machine – Berbicara mengenai alat pengujian benda yang berkualitas, sepertinya tidak bisa terlepas dengan istilah Universal Testing Machine atau yang lebih dikenal UTM. Universal Testing Machine sendiri merupakan sebuah mesin yang telah dikembangkan berdasarkan pengetahuan sensor tekanan dan teknologi pengatur hitungan.

Sehingga hal ini memungkinkan sensor dapat terhubung dengan mesin. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut tentang Universal Testing Machine, simak penjelasan berikut.

Pengertian Universal Testing Machine

UTM atau Universal Testing Machine merupakan alat atau mesin pengujian. Adapun fungsi alat ini untuk menguji ketahanan, kekuatan tarik dan mengetahui struktur suatu bahan maupun material sebuah produk. Tidak heran jika alat ini banyak digunakan di bidang industri, mulai dari pesawat, pengeboran minyak, konstruksi, perkapalan dan lainnya.

Umumnya bahan atau material yang melakukan pengujian yaitu karet, logam, besi dan baja baik dengan uji tarik atau tensile test maupun uji tekan atau compression test. Seperti yang diketahui setiap pembuatan prosedur pengelasan atau WPS, pastinya membutuhkan pengujian tarik dan uji lengkung.

Hal ini dikarenakan dua pengujian tersebut merupakan syarat wajib yang harus dilakukan dalam membuat suatu WPS. Jadi dapat disimpulkan bahwa UTM termasuk alat atau mesin yang sangat dibutuhkan dalam dunia industri.

Fungsi Universal Testing Machine

Fungsi Universal Testing Machine

Seperti yang diketahui pada penjelasan sebelumnya jika UTM merupakan alat atau mesin pengujian. Bahkan telah terbukti jika Universal Testing Machine dapat melakukan tarik standar dan tes kompresi pada bahan, material, komponen hingga struktur. UTM digunakan untuk melakukan berbagai jenis pengujian las atau material menggunakan metode DT atau destructive test.

Seperti pengujian tarik, uji lengkung, hysteresis test, nick break test, adhesion test, pull-out test. Fungsi dari alat ini sendiri yaitu untuk memberikan gaya tekan atau gaya tarik terhadap bahan yang akan diujikan. Bahkan untuk melaksanakan pengujian tekan atau tarik terhadap bahan atau material tertentu, Anda juga memerlukan benda uji lainnya sebagai perbandingan.

Selain itu, alat ini dapat menghasilkan nilai uji lengkung dan uji nike break secara bersamaan. Dengan catatan melakukan pengamatan ulang karena kedua jenis pengujian tersebut bertujuan untuk mengamati soundness dari hasil pengelasan terhadap suatu cacat.

Jenis Universal Testing Machine

Setelah mengetahui beberapa fungsi dari UTM, sebagai pemula pastinya Anda penasaran dengan beberapa jenis pengujian alat ini. Nah agar tidak penasaran lagi sebaiknya langsung saja simak ulasan berikut mengenai jenis pengujian Universal Testing Machine.

  • Tensile.
    Jenis pengujian pertama adalah tensile test yang merupakan pengujian dengan metode tarik. Umumnya jenis pengujian ini digunakan pada bahan atau material plastik. Pengujian dilakukan dengan cara menjepit bahan atau material pada setiap ujung alat ini.
  • Seal Strength Test.
    Untuk jenis pengujian kedua yaitu seal strength test. Dimana pengujian ini dilakukan untuk mengukur kekuatan pada sebuah segel yang terdapat pada benda seperti paket maupun kemasan. Pengujian ini biasanya dilakukan pada sebuah paket dengan menggunakan alat heat sealer dengan temperatur yang lebih spesifik.
  • Compression Test.
    Compression test yaitu pengujian tekan yang menggunakan alat compression platens. Dimana alat ini hanya dapat digunakan oleh bahan atau material yang memiliki ukuran sama. Adapun cara kerja uji tekan alat ini berbeda dengan uji tarik, karena alat pengujian ini akan bergerak menuju ke bawah dengan menekan benda secara vertikal.
  • Gliding Force Test.
    Jenis pengujian keempat adalah gliding force test yang merupakan uji pemeriksaan pada kehalusan pada dua permukaan. Umumnya pengujian ini dilakukan dengan dua metode yaitu tarik dan uji tekan. Namun sebenarnya hal ini tergantung pada benda yang akan diuji.
  • Bond Strength Test
    Selanjutnya untuk jenis pengujian yang terakhir adalah bond strength test. Biasanya jenis uji ini dilakukan untuk menguji pada ikatan suatu benda. Adapun hasil pengujian ini akan diukur dengan bentuk gaya rata-rata. Kemudian akan dilakukan pemeriksaan pada hasil pengujian dalam bentuk sebuah grafik.

Cara Menggunakan Universal Testing Machine

Cara Menggunakan Universal Testing Machine

Khusus bagi Anda para pemula yang masih belum mengetahui bagaimana cara menggunakan alat atau mesin Universal Testing Machine. Alangkah baiknya langsung saja simak ulasan berikut ini mengenai cara menggunakannya. Walaupun sebenarnya penggunaan alat ini sangat mudah. Pertama, pastikan bahwa alat ini dalam kondisi yang sudah siap digunakan.

Setelah itu pilih material atau bahan yang akan diuji. Lalu pastikan bahan bersifat keras maupun padat agar mendapatkan ahsil yang lebih akurat. Kedua, pilih metode pengujia yang akan digunakan seperti uji tarik atau uji tekan. Ketiga, letakkan material yang akan diuji lalu kencangkan. Apabila sudah lanjutkan dengan menjalankan mesin untuk menguji bahan yang telah terpasang.

Perlu Anda ketahui ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika akan melakukan pengujian tarik maupun tekan menggunakan alat ini. Diantaranya menghindari material berbahan lunak karena hasil yang akan didapatkan tidak akurat. Material yang akan diuji harus dalam keadaan kering dan jangan memaksakan material yang melebihi standart UTM. Itulah sedikit ulasan singkat tentang Universal Testing Machine, jika Anda memerlukan jasa pengujian Anda dapat menghubungi kami. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published.